Payday loans
payday loans

Arsip

Tag Artikel ‘Susu kedelai’

Tingkatkan Kesehatan dengan Susu Kedelai (Soya)

26/06/2009 ida 2 komentar

Susu kedelai mengandung protein, lemak nabati, karbohidrat, serat, vitamin (A, B1, B2, E, K), mineral, polisakarida (gabungan dari monosakarida (glukosa)), isoflavon (salah satu jenis flavonoid yang dapat mencegah dan mengobati berbagai penyakit, zat anti tumor/kanker), HDL (kolesterol baik), kalsium, dan asam amino. Susu kedelai tidak mengandung kolesterol LDL (kolesterol jahat), sedangkan susu sapi mengandung kolesterol LDL. Mutu proteinnya pun hampir sama dengan susu sapi.

Pada anak balita minum dua gelas susu kedelai setiap hari sudah dapat memenuhi 30% dari total kebutuhan protein per hari dan pada dasarnya terdapat dua macam susu kedelai yaitu cair dan bubuk,  tidak ada perbedaan diantara keduanya, karena kandungan gizi dan vitaminnya sama.

Tabel Komposisi Susu Kedelai Cair dan Susu Sapi Tiap 100 Gram

Komponen

Susu Kedelai

Susu Sapi

Kalori (Kkal)

41,00

61,00

Protein (g)

3,50

3,20

Lemak (g)

2,50

3,50

Karbohidrat (g)

5,00

4,30

Kalsium (mg)

50,00

143,00

Fosfor (g)

45,00

60,00

Besi (g)

0,70

1,70

Vitamin A (SI) (penglihatan dan pertumbuhan tulang)

200,00

130,00

Vitamin B1 (tiamin) (mg) (reaksi tubuh penghasil energi)

0,08

0,03

Vitamin B2 (metabolisme protein dan karbohidrat yang normal serta memelihara membran mucus)

Ada

Ada

Vitamin B12 (pertumbuhan sel darah dan berfungsinya sel otak)

Tidak ada

Ada

Vitamin C (mg) (pertumbuhan/pemulihan tisu dan saluran darah berfungsi normal)

2,00

1,00

Vitamin E (anti oksidan, proses reproduksi)

Ada

Ada

Vitamin K (pembekuan darah normal)

Ada

Ada

Air (g)

87,00

88,33

Isoflavon (anti kanker)

Ada

Tidak ada

Kolesterol HDL (baik)

Ada

Ada

Kolesterol LDL (jahat)

Tidak ada

Ada

Beberapa penyakit akibat mengkonsumsi susu sapi:

  1. Autis: 80% protein susu sapi adalah casein, casein di dalam perut dipecah menjadi peptisida casomorphine. Unsur ini menyebabkan autis karena pada urin penderita sakit jiwa dan autis mengandung beta-casomorphine-7 dalam konsentrasi yang tinggi.
  2. Anemia: konsumsi susu sapi dapat menyebabkan pendarahan usus, yang mengakibatkan turunnya hemoglobin (sel darah merah).
  3. Asma (sesak napas): 80% protein susu sapi adalah casein, casein di dalam tubuh akan menghasilkan histamine. Histamine menghasilkan lendir, jika lendir berada pada bronchiolis paru-paru maka akan menyebabkan asma.
  4. Kanker payudara: manusia dan sapi mempunyai hormon pertumbuhan insulin (IGF-I) yang  sama, hormon ini dipercaya sebagai sumber pertumbuhan kanker payudara. Dengan meminum susu sapi semakin memacu pertumbuhan payudara yang tidak sehat dan menyebabkan kanker.
  5. Osteoporosis: meminum susu sapi tidak akan mencegah pengeroposan tulang, tetapi sebaliknya pengeroposan tulang akan dipercepat jika terlalu banyak mengkonsumsi protein dari susu sapi.
  6. Jantung: protein hewani berperan untuk memproduksi homocysteine, mengkonsumsi susu sapi lebih banyak dari mengkonsumsi daging akan menyebabkan kekurangan vitamin B, sehingga tidak dapat mengubah homocysteine menjadi produk bermanfaat. Laktose dan kalsium bersama dengan homocysteine dari mengkonsumsi susu sapi tanpa disertai lemak akan menyebabkan pengapuran pada pembuluh arteri.

Beberapa manfaat susu kedelai:

  1. Mencegah/mengobati penyakit jantung, kanker, stroke.
  2. Membantu meningkatkan kekuatan pada tulang, guna mencegah tulang keropos (osteoporosis).
  3. Mencegah/mengobati tekanan darah tinggi dan kolesterol.
  4. Menstabilkan gula darah.
  5. Mencegah/mengobati obesitas.
  6. Mencegah/mengobati gejala maag.
  7. Mencegah/mengobati penyakit ginjal.
  8. Mencegah/mengobati gejala rematik dan asam urat.
  9. Mencegah/mengobati gejala symptom menoupause.
  10. Meningkatkan metabolisme dan sistem imun tubuh.
  11. Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan.

Sejauh ini belum ada penyakit yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi  susu kedelai (soya), karena itu minumlah susu kedelai sebagai pengganti susu sapi.

Kategori:Kesehatan Tag