Payday loans
payday loans

Hasil Pencarian

Kata kunci: ‘bahaya’

Berapa Seharusnya Usia Seseorang?

Usia seseorangMenurut Dr. Toben Deill, Presiden dari “International Association of Gerontology” di Keponhagen, Denmark, seseorang dapat mencapai usia 120 tahun. Dr. Barts mengatakan bahwa manusia itu dapat hidup sampai 150 tahun; sedang menurut dr. C.M. McCoy, dari Cornel Univercity, umur manusia itu dapat mencapai 140 tahun. Bahkan ahli pun mengatakan usia manusia itu seharusnya tidak kurang 120 tahun.

Waktu diadakan konvensi di Keponhagen, Denmark, dari hal gerontology (ilmu yang mempelajari usia tua), 500 makalah telah dikemukakan untuk didiskusikan. Semua peserta konvensi setuju bahwa usia manusia seharusnya berkisar 120-140 tahun.

Manusia sebelum air bah

Nama

Usia Dewasa

Usia

Adam

130 tahun

930 tahun

Seth

105 tahun

912 tahun

Enos

90 tahun

905 tahun

Kainan

70 tahun

910 tahun

Mahalalel

65 tahun

895 tahun

Jared

162 tahun

962 tahun

Henokh

65 tahun

365 tahun

Methusaleh

187 tahun

969 tahun

Lamekh

182 tahun

777 tahun

Nuh

100 tahun

950 tahun

Manusia setelah air bah

Nama

Usia Dewasa

Usia

Shem

100 tahun

600 tahun

Arphaxad

35 tahun

438 tahun

Salah

30 tahun

433 tahun

Serug

30 tahun

230 tahun

Nahor

29 tahun

148 tahun

Terah

70 tahun

205 tahun

Ibrahim

27 tahun

175 tahun

Usia hewan

Jenis

Usia Dewasa

Usia

Kucing

1 ½ tahun

10 tahun

Anjing

2 tahun

12 tahun

Kuda

4 tahun

25 tahun

Gajah

10 tahun

60 tahun

Lembu

6 tahun

40 tahun

Buaya

10 tahun

60 tahun

Simpanse

6 tahun

40 tahun

Penemuan ini sangat mengejutkan rakyat biasa. Suatu penemuan yang bertentangan dengan kenyataan. Hidup diantara 120-140 tahun adalah dua kali lebih panjang dari usia manusia sekarang.

Penelitian selanjutnya menunjukkan usia seseorang seharusnya di antara 6-7 kali usia dewasanya. Usia dewasa yang dimaksud adalah usia yang secara fisik dan emosi dapat melahirkan keturunan serta sanggup mengurusi kebutuhan dan kelangsungan hidupnya. Di Indonesia, usia dewasa seseorang sekitar 20 tahun. Berdasarkan pendapat tadi, seharusnya usia orang Indonesia dapat mencapai 120-140 tahun.

Usia Manusia Modern

Di bawah ini perbandingan usia manusia modern dengan usia dewasanya. Jika seseorang dianggap dewasa pada usia 20 tahun, seharusnya manusia modern itu dapat hidup 120-140 tahun atau 6-7 kali usia dewasanya. Namun, pada kenyataannya berbeda. Orang Amerika yang dewasa pada usia 20-25 tahun hanya berusia rata-rata 68 tahun atau 2,7-3,4 kali usia dewasanya. Sedangkan orang Indonesia yang dewasa pada usia 20 tahun usia harapan hidup rata-ratanya adalah 55-60 tahun, berarti hanya 2,7-3 kali usia dewasanya.

Ada beberapa penyebab mengapa usia manusia modern lebih pendek daripada orang-orang zaman purba dan makhluk hidup lainnya. Penyebab utama yang dapat dikemukakan adalah makanan yang dimasak.

Di bawah ini perbedaan kebiasaan manusia modern dengan hewan yang mempengaruhi panjang usia.

  • Hanya manusia yang mempunyai dapur, Zimpanzee atau monyet tidak.
  • Hanya manusia yang mengetahui memasak, gajah tidak.
  • Hanya manusia yang mengenal bumbu, sapi tidak.
  • Hanya manusia yang mengenal minyak goreng, kuda tidak.
  • Hanya manusia yang mengenal api, kucing tidak.
  • Hanya manusia yang tahu meneguk minuman keras dan merokok, buaya tidak.

Keterangan di atas menunjukkan manusia itu banyak makan makanan yang dimasak, sedangkan hewan-hewan itu praktis makan makanan segar tanpa dimasak.

Demikian pula Adam dan Hawa, dengan semua turunannya selama bertahun-tahun lamanya hanya makan buah-buahan, biji-bijian, dan sayur-sayuran yang tidak dimasak. Makanan segar seperti ini, di samping mempengaruhi panjangnya usia, juga dapat memelihara kesehatan tubuh.

Orang Hunza: Tersehat dan Terpanjang Usianya di Dunia

Orang Hunza adalah orang tersehat dan terpanjang usianya di dunia. Rata-rata usia orang Hunza adalah 120-140 tahun. Faktor utama yang membuat mereka sehat serta panjang usia adalah jenis makanan yang dimakan. Mereka banyak makan makanan segar dan kurang makan makanan dimasak; mereka praktis hanya sedikit makan daging dan makan makanan berlemak.

Orang-orang Hunza ini hidup di pegunungan Himalaya, di barat laut Kashmir, sebelah selatan Pakistan atau di barat daya Afganistan. Tempat ini bebas dari polusi dan dipenuhi udara pegunungan yang bersih dan segar. Airnya yang jernih keluar dari bebatuan dan dapat diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

Orang-orang Hunza tersebut bebas dari berbagai jenis penyakit berbahaya. Di sana tidak ada orang yang berpenyakit kanker, jantung, tekanan darah tinggi, rematik, encok, diabetes, paru, ginjal, penyakit jiwa, mandul, atau penyakit lain yang sering melanda dunia dewasa ini. Umumnya orang Hunza meninggal karena usia tua, bukan karena penyakit.

Orang-orang Hunza yang sudah berusia 100 tahun masih bekerja di ladang, sama seperti orang-orang di Indonesia yang berusia 50 tahun, bahkan pada usia 100 tahun orang-orang Hunza masih aktif berolahraga di lapangan, seperti bermain bola kaki atau voli.

Selain pengaruh makanan yang bergizi, udara segar, dan air bersih, orang-orang Hunza juga hidup tentram tanpa banyak berkeluh-kesah. Pengaruh materialisme, bersaing dengan tetangga, mencari kedudukan, bersaing politik, dan semua hal yang menegangkan kehidupan tidak mengganggu kehidupan mereka. Saling menolong di antara sesamanya membawa kepuasan jiwa sehingga sangat mendukung kesehatan mereka.

Kondisi tersebut berbeda dengan manusia modern dewasa ini yang umumnya makan makanan yang tidak lagi bergizi lengkap, polusi udara kota yang semakin parah, air yang kurang bersih, dan kehidupan yang mencekam. Akibatnya, timbul berbagai jenis penyakit yang melumpuhkan semangat dan memudarkan masa depan yang cerah. Namun, jangan putus asa, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Sumber: http://ksupointer.com

Kategori:Kesehatan Tag

Air Minum Bisa Berbahaya Bagi Bayi Mungil

Air minum dapat mendatangkan intoksikasi (keracunan) air khususnya bagi bayi berumur di bawah enam bulan.

“Biarpun usianya masih sangat belia, bayi telah mempunyai refleks haus secara utuh atau keinginan untuk minum,” kata Dr Jennifer Anders dari Pusat Anak-anak John Hopkins, Baltimore, kepada Reuters.

“Saat mereka merasa haus dan ingin minum, cairan yang harus lebih banyak mereka minum adalah ASI atau susu formula.”

Ginjal bayi belumlah matang sehingga terlalu banyak menerima air akan membuat tubuh mereka melepaskan sodium bersama kelebihan air, kata Anders.

Kehilangan sodium dapat mempengaruhi aktivitas otak, jadi, gejala keracunan air antara lain adalah lekas marah, kantuk dan masalah kejiwaan lainya.

Gejala lain adalah suhu tubuh rendah, muka bengkak atau membesar, dan kejang-kejang.

Gejala awal kondisi tersebut tak kentara, karena itu kejang-kejang bisa dijadikan petunjuk pertama untuk para orang-tua.

Jika anak-anak tersebut segera mendapatkan perawatan medis, kejang-kejang tersebut mungkin tidak akan mendatangkan dampak tetap.

Air untuk minum sebaiknya tidak diberikan kepada anak usia enam bulan atau lebih muda, kata Anders dan para koleganya.

Orang-tua juga sebaiknya menghindari pemakaian formula yang terlalu cair atau minuman kesehatan anak-anak yang mengandung elektrolit.

Anders mengemukakan, pada beberapa kasus mungkin memang tepat untuk memberi sedikit air kepada bayi yang lebih tua; misalnya untuk pertolongan sembelit (konstipasi) atau dalam cuaca yang sangat panas.

Namun, untuk melakukan hal itu, para orang-tua harus terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter anak, itupun satu atau dua “ounce” (satuan berat di AS, setara hampir 28,35 gram).

Jika orang-tua mengira anak mereka mengalami keracunan air atau jika si mungil kejang-kejang, ia harus segera diperiksakan ke dokter, kata Anders.

Sumber : ANTARA

download tulisan di sini

Kategori:Kesehatan Tag

Mencegah Resiko Penyakit Diabetes

diabethoemekecilMungkin Anda sering mendengar kata-kata penyakit diabetes. Anda juga mungkin mengetahui garis besar mengenai penyakit ini. Tetapi tahukah Anda, seringkali orang yang mengidap penyakit tersebut, pada awalnya tidak menyadari sama sekali  bahwa ia mengidap diabetes. Kebiasaan yang salah dalam mengkonsumsi makanan dapat menyebabkan penyakit diabetes, dan jika hal tersebut sudah terlambat disadari, bisa menjadi hal yang berbahaya. Nah, berikut adalah pengetahuan mengenai diabetes dan bagaimana cara mencegahnya, karena bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati.

Diabetes merupakan suatu penyakit akibat kekurangan hormon insulin. Hormon insulin ini membolehkan glukosa memasuki sel-sel dalam badan yang kemudian menjadikannya sumber tenaga. Tanpa insulin, paras glukosa darah pasti akan meningkat sehingga dikenal dengan istilah “kencing manis”.

Orang yang mengidap penyakit diabetes biasanya mempunyai faktor-faktor resiko untuk mendapat penyakit kardiovaskular. Faktor-faktor tersebut meliputi; glukosa darah tinggi, tekanan darah tinggi, paras lemak darah yang tidak normal, obesiti pusat. Glukosa darah tinggi dan tekanan darah tinggi dapat merusak lapisan dalam saluran darah atau arteri, sekaligus memudahkan kolesterol serta lemak berkumpul di dalam dinding-dinding arteri.

Untuk mencegah resiko penyakit diabetes ini dapat dilakukan menerapkan gaya hidup sehat, yaitu melakukan aktivitas senaman ringan setiap hari. Dan bila seseorang mempunyai berat badan yang berlebihan perlu mengurangi konsumsi makan agar paras glukosa darah menjadi normal.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan yaitu menghindari makanan berkolesterol tinggi terutama makanan laut terutama, udang, ketam, tiram, dan sotong. Itu semua berpotensi meningkatkan kolesterol di dalam badan.

Nah, mulailah dari sekarang untuk menjaga kesehatan Anda, karena kesehatan Anda berawal dari usaha Anda untuk menjaga pola makan Anda sehari-hari, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi vitamin yang bermanfaat bagi tubuh serta menghindari makanan-makanan yang beresiko menyebabkan diabetes.

(Dari berbagai sumber/Foto dari www.treehugger.com)

download tulisan di sini

Kategori:Kesehatan Tag

Dampak Psikologis Obesitas

Obesitas merupakan masalah kompleks dan dapat melibatkan beberapa faktor seperti metabolisme tubuh, nutrisi, psikologis, dan sosiologis. Sedangkan penyebabnya dapat dari faktor biogenetik ataupun overeating.

Dampak obesitas lebih mengarah kepada kecenderungan yang berbahaya kepada kesehatan dibandingkan psikologis, bukan berarti hal ini secara psikologis dapat diabaikan. Dalam beberapa kasus, obesitas dapat menyebabkan depresi bagi mereka yang gagal dalam menjalankan diet untuk menurunkan berat badannya.

Dampak-dampak secara kesehatan berupa tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, dan serangan jantung. Beberapa dampak secara psikologis di antaranya adalah:

1. Adanya stigma sosial di beberapa negara barat yang menyatakan bahwa obesitas sering dianggap malas dan tidak mempunyai kemauan. Beberapa penelitian diungkapkan bahwa kegemukan disebabkan kurang aktivitas yang dilakukan oleh tubuh. Orang yang mempunyai berat badan berlebihan menganggap olahraga adalah hal yang paling sulit dilakukannya, tentunya akan memperparah tingkat obesitas.

2. Adanya kriteria ideal, berat badan yang ideal membuat individu yang mengalami obesitas kurang rasa percaya diri. Kriteria ideal menciptakan stigma bahwa orang-orang yang mempunyai berat tubuh berlebih tidak tepat disebut dalam patokan kriteria tersebut, hampir semua model sangat dan sangat jarang menggunakan model-model bertubuh gemuk sehingga mereka (obesitas) merasa dirinya tidak pantas dan kurang percaya diri.

3. Adanya kesan streotip yang buruk terhadap obesitas. Pada umumnya orang-orang beranggapan bahwa gemuk itu tidak menarik, kebanyakan orang mencibir ketika melihat kesan obesitas karena dianggap diluar ambang normal tubuh manusia pada umumnya. Perhatikan percakapan dibawah ini:
A : Aku mendengar si D sudah menikah, istrinya gemuk sekali!
B : Apakah ada yang salah kalau istrinya gemuk?
A : Nggak seeh cuma…. (dengan intonasi semakin pelan)

4. Lingkungan kerja. Beberapa perusahaan merasa “keberatan” dengan merekrut pegawai yang mempunyai berat tubuh berlebihan, dianggap tidak luwes, tidak menarik secara fisik, dan dianggap tidak fleksibel. Kesalahan cara berpikir ini masih dapat dilihat pada perusahaan-perusahaan yang melakukan proses rekruitment dengan meminta biodata tinggi dan berat badan, atau bahkan photo berwarna. Praktek diskriminasi ini masih banyak di Indonesia, mereka beranggapan bahwa orang yang mengalami kegemukan tidak dapat menarik jumlah customer atau terjadi transform kinerja pegawai yang lain dalam satu atap perusahaan.

Dikutip dari http://ksupointer.com

Kategori:Kegemukan Tag

Tujuh Gaya Hidup Menuju Sehat

gaya-hidup-sehatAgar sehat, masyarakat butuh dua hal: pemerintah yang bijak dan tertib berpola hidup sehat. Untuk memahami pola hidup sehat, orang tak perlu menjadi dokter. Wawasan sehat diperoleh dari membaca, mendengar, dan menyaksikan uraian kesehatan. Berikut ini beberapa di antaranya.

Orang suka bilang, “Saya tidak takut sakit karena saya punya uang untuk menyembuhkannya.” Pikiran itu tidak sepenuhnya benar. Strategi yang bijak seyogianya bukanlah itu. Lalu bagaimana?

Tidak semua kesembuhan bisa dibeli dengan uang, selain tidak semua penyakit bisa sembuh tanpa menyisakan kecacatan atau kelemahan. Sikap kita terhadap ancaman penyakit, arifnya berikhtiar agar jangan sampai jatuh sakit dan itu masih mungkin kita lakukan.

Ada cerita seorang miliarder rela menyerahkan separuh hartanya untuk mengembalikan kondisi jantungnya yang sudah telanjur sakit. Sayang, seluruh hartanya pun tak sanggup mereparasi penyakit jantungnya karena sudah rusak. Uang sebanyak apa pun tak mungkin memulihkannya. Dari situ kita belajar bahwa untuk sehat perlu investasi, bukan sekadar ongkos.

Penyakit sendiri ada dua kelompok. Yang bisa dicegah dan sebetulnya tak perlu terjadi, dan kelompok penyakit yang harus diterima saja (kelainan gen, cacat bawaan), tetapi bisa dijinakkan. Tubuh seseorang bisa menghadapi keduanya sekaligus.

Namun, seberapa pun besar ancaman penyakit, asal tahu caranya, tak perlu penyakit merongrong secara ekonomi, jasmani, maupun rohani. Cita-cita ideal itu, bukan mustahil bisa kita raih.

Semua penyakit yang bisa dicegah sesungguhnya tak perlu terjadi kalau kita mau berikhtiar. Namun, lebih separuh penyakit yang muncul sehari-hari adalah jenis yang sesungguhnya tak perlu terjadi. Hanya lantaran kita kurang memahami kiatnya, termasuk memahami nutrisi, mencegah infeksi, dan membiarkan lingkungan merusak tubuh, yang tak perlu terjadi itu ternyata merongrong kita.

Salah satu ikhtiar itu ialah sikap ketaatan menjalankan pola hidup sehat. Kiat sehat paling populer dilakukan dengan menjalani tujuh kebiasaan pribadi (Nadra B. Bellock dan Lester Breslow): (1) kebersihan pribadi; (2) cukup tidur; (3) makan memadai; (4) tak lupa sarapan; (5) menjaga berat badan ideal; (6) teratur bergerak badan; (7) jauhi rokok.

1. Kebersihan Pribadi

Bahkan di negara maju pun soal mencuci tangan yang benar masih perlu ditata ulang. Mengapa? Karena dari cuci tangan yang tidak benar berpotensi melahirkan banyak masalah kesehatan. Tanpa membasuh tangan dengan benar, kita menjadi sakit yang sebetulnya tak perlu terjadi.

Tak cukup tersentuh air belaka, membasuh tangan yang benar perlu sabun. Kebanyakan kita, alih-alih membasuh tangan secara sehat, sering-sering menyentuh penganan atau langsung duduk di meja makan sebelum tangan terbasuh sempurna.

Bila tangan tak bersih, penyakit perut (faecal-oral) muncul. Termasuk terancam kasus SARS, flu burung, influenza (bisa jadi berasal dari jemari yang menyentuh tombol lift, pegangan pintu, gagang telepon, perabotan di tempat umum, uang, bersalaman). Jemari tangan perlu dibuat steril dari kemungkinan tercemar seperti itu.

Kuman dan virus dari mana-mana umumnya berasal dari luar memasuki tubuh lewat makanan-minuman, liang hidung (mengupil), mengigit jari, dan menyuap makanan tanpa sendok. Atau makanan dan minuman sendiri (jajanan, restoran, warung nasi) sudah tercemar bibit penyakit sejak awal lantaran pembuat atau penyajinya tidak higienis (rata-rata berasal dari makanan-minuman jajanan mentah atau tidak panas).

Bibit penyakit juga bisa berasal dari pakaian, sepatu, sandal, rambut, atau setelah bepergian keluar rumah. Terlebih bila baru kembali dari tempat-tempat umum: pasar, rumah sakit, mal, dan kendaraan umum. Itu sebab penting membersihkan diri setiap kali habis bepergian. Menukar pakaian luar dan tidak membawanya ke kamar tidur.

Pulang dari bepergian biasakan sandal dan sepatu ditinggalkan di luar kamar, kalau perlu langsung menyiram rambut (jika tidak mau keramas), karena di bagian-bagian itulah segala bibit penyakit dari udara dan lantai kemungkinan sudah melekat.

Perlu membasuh tangan sampai lengan, dan permukaan kulit yang bersentuhan dengan apa saja selama di luar rumah, serta membasuh muka, termasuk membersihkan liang hidung dengan air sabun. Pada bagian-bagian itu kemungkinan bibit penyakit selama berada di luar rumah sudah menempel.

Dengan cara itu serangan flu jenis apa saja serta ancaman semua penyakit saluran pernapasan maupun pencernaan bisa digagalkan. Ongkos menyembuhkan flu atau mencret memang tak seberapa, tetapi aktivitas harian kita jadi terganggu. Itupun kalau tak sampai komplikasi ke paru-paru, sinusitis, congek, atau dehidrasi, sehingga harus masuk rumah sakit. Tak ada ampun bila SARS dan flu burung yang menyerang.

2. Cukup Tidur

Kebutuhan tidur rata-rata sekitar 7-8 jam. Bukan kuantitas semata, lebih mengejar kualitas tidur. Susah tidur atau tak bisa tidur merupakan bagian dari sejumlah penyakit. Bisa sebab penyakit fisik, lebih sering sebab penyakit jiwa. Namun, karena aktivitas pekerjaan atau mengabdi pada hiburan dan kepuasan diri (begadang nonton TV), orang cenderung menjadi kurang tidur.

Tidur bagian penting dari tubuh untuk memulihkan energi, selain mengganti bagian tubuh yang aus atau rusak. Bukan sekadar tidur malam, sekarang terungkap kalau orang juga butuh tidur siang. Studi mutakhir mengungkap itu. Selain menambah bugar, tidur siang bikin panjang umur juga.

Selain oleh penyakit, tidur menjadi tidak sehat juga bila alas tidur dan bantal tidak memenuhi standar kesehatan. Gangguan punggung dan leher, sehingga bangun tidur tidak bugar, bisa gara-gara kasur tidur atau bantal yang sudah tak memenuhi syarat.

Untuk memperoleh tidur yang sehat, biasakan jam tidur yang terjadwal. Tubuh kita bisa disetel untuk semua jadwal kegiatan harian, sehingga tertib kerja mesinnya, termasuk jadwal bangun tidur, waktu makan, waktu jeda, dan aktivitas seks juga.

3. Makan Tiga Kali Sehari

Kesehatan kita ditentukan oleh apa yang kita makan juga. Bukan saja frekuensi, kecukupan tubuh akan semua zat gizi perlu terpenuhi porsinya. Semakin bervariasi menu harian, semakin memadai kecukupan zat gizi. Tubuh membutuhkan sekitar 40-an jenis zat gizi. Sebagian bersifat esensial atau tak bisa disediakan oleh tubuh, melainkan harus berasal dari makanan.

Kita membutuhkan makan tiga kali sehari. Namun, bila pola makan harian kita bolak-balik hanya itu-itu saja lagi (monodiet), kecukupan tubuh akan semua zat gizi tidak terpenuhi.

Bukan pula porsi masing-masing zat gizi perlu tepat, kualitas menu juga ikut menentukan terpenuhi tidaknya kecukupan gizi tubuh kita. Bila menu harian tergolong ampas (junk food, menu siap saji), dan konsumsi itu berlangsung terus, lama-kelamaan tubuh akan kekurangan gizi.

Gejala orang modern kurang gizi terjadi sekarang ini. Itu maka produk suplemen makanan-minuman sehat semakin banjir ditawarkan. Kalau saja kita tak keliru memilih menu.

Selain asap rokok, menu yang salah bisa menjadi penyebab kanker terbesar. Menu yang bijak itu proporsional untuk masing-masing zat gizi yang tubuh butuhkan, dari bahan pilihan yang segar, tanpa pengawet, penyedap, pewarna, pemanis buatan (berbahaya), dan dikonsumsi tidak secara berlebihan.

Jadi tak cukup sekadar memenuhi nilai gizi saja bila menunya mengandung zat berbahaya. Apakah sayur mayur yang kita konsumsi tidak tercemar pestisida yang disemprotkan, sehingga orang perlu memilih tanaman organik yang bebas pestisida. Apakah di kulit buah yang kita gerogot tidak tersisa bahan kimia pengawet. Apa zat warna, penyedap, dan pengawetnya tidak berbahaya, dan dalam takaran yang diperkenankan?

Selain itu apakah menu kita diolah secara benar? Apa kita gemar makan acar, ikan asin, beras putih (sosoh), air yang mengandung nitrat tinggi, atau oncom, kacang-kacangan yang tercemar jamur pembuat aflatoxin?

Bahaya menu mewah karena berisi lemak tinggi, tepung, dan gula berlebihan, boros garam, tetapi rendah karbohidrat serta kurang serat, selain bahaya bumbu, penyedap, pengawet, dan pewarna, serta zat kimia berbahaya lainnya.

Menu mewah juga berasal dari menu olahan, buatan pabrik yang tampak lebih memikat, lezat, tetapi bertabiat jahat buat kesehatan. Menu restoran siap saji, cenderung menjadikan lemak sebagai sumber kalori.

Lebih separuh porsi kalori diberikan oleh lemak dalam menu harian orang modern. Padahal, sehatnya jumlah kalori terbesar diperoleh dari karbohidrat (nasi, ubi, jagung, ketela). Selain itu, menu restoran dan menu mewah umumnya cenderung bukan barang segar. Selain kelewat lama diolah, bahan bakunya sudah lama disimpan, diawetkan, dan rusak oleh proses pemanasan selama dimasak.

Sampai usia lanjut tubuh memang terus membutuhkan protein. Protein hewani maupun protein nabati. Oleh karena protein hewani yang berasal dari daging merah (sapi, kambing, babi) banyak lemaknya, protein lebih sehat diperoleh dari ikan (ayam, kelinci, kalkun yang tergolong daging putih). Ikan laut lebih baik dari ikan tawar, karena selain protein, minyak ikan omega-3 dan omega-6 dari laut dalam (deep sea) berkualitas sebagai antikolesterol juga.

Menu mewah cenderung memilih daging impor yang lebih mahal, meski tidak menyehatkan karena lebih banyak kandungan lemaknya. Dalam sehari, menu mewah rata-rata berisi seperlima ekor ayam potong atau daging yang setara, dan itu tidak menyehatkan.

Konsumsi gula orang modern cenderung terus meningkat, rata-rata 25 kg/kapita/tahun. Orang Amerika, Australia, dan Kuba bahkan mencapai 60 kg/kapita/tahun. Konsumsi gula berlebihan jelas tidak menyehatkan karena membuat kegemukan (obesitas), memperberat kencing manis, dan penyakit metabolik lainnya yang tergolong sebagai “penyakit peradaban”, yakni: jantung, kanker, kelainan usus diverticulitis, maupun kanker perut.

Selain terlalu manis, menu mewah juga boros garam dapur. Rata-rata konsumsi garam dapur menu kita sepuluh kali lipat kebutuhan tubuh. Bisa jadi itu sebabnya kasus hipertensi meningkat di kalangan pemuja menu mewah, selain berbuntut kencing manis juga. Kita tahu kegemukan memicu munculnya diabetes, selain bangkitnya kanker payudara, prostat, atau usus.

Mengapa? Karena menu mewah (yang rata-rata diolah high refined diet) akan mengubah flora (kuman penghuni) usus, dan merusak zat-zat pencernaan, sehingga berubah menjadi pemicu kanker (karsinogenik). Hal yang sama terjadi bila kita sering sembelit.

Bila tinja berada lebih lama di dalam usus, bakteri usus berpeluang mengubah zat di sana menjadi karsinogenik. Kekurangan serat (fiber) dalam menu harian orang modern membuat rata-rata orang menjadi sembelit dan tinggi angka kanker ususnya.

Menu berlemak tinggi juga mengubah komposisi bakteri usus, sehingga berubah menjadi zat karsinogenik sang pencetus kanker usus. Menu berlemak tinggi juga mengubah keseimbangan hormon seks di dalam tubuh, sehingga tubuh lebih sensitif terhadap cetusan kanker payudara.

Kita tahu, menu harian modern cenderung memakai campuran bahan kimia seperti formalin, pemanis buatan sakarin, aspartam, penyedap buatan, serta zar warna (tekstil rhodamine B), yang berefek buruk terhadap kesehatan. Efeknya mungkin tidak langsung nyata, melainkan karsinogenik bersifat kumulatif setelah sekian puluh tahun dikonsumsi.

Kesehatan kita ditentukan oleh isi meja makan keluarga, selain oleh kebiasaan jajan atau memilih menu restoran. Kasus penyakit peradaban dagu berlipat (double chin), karena lebih menyukai menu restoran daripada menu rumah. Sesungguhnya, semakin sederhana dan alami suatu menu, semakin harus dipilih karena menyehatkan.

4. Sarapan Seperti Menu Pangeran

Betul. Sarapan mestinya lebih lengkap dari sekadar mengisi perut belaka. Mengapa? Tubuh membutuhkan kelengkapan zat gizi agar kerja mesin tubuh seharian berlangsung optimal. Kekurangan protein, mineral, dan zat gizi esensial yang tubuh butuhkan dari sarapan, tak tergantikan oleh makan siang dan makan malam kalau sarapan seadanya.

Agar tubuh bugar, sarapan memang perlu lengkap dan memadai (menu seimbang). Kinerja harian akan rendah saja bila tidak sarapan atau sarapan ala kadarnya saja, termasuk prestasi anak di sekolah.

5. Menjaga Berat Badan Ideal

Berat badan dipertahankan agar senantiasa ideal. Parameter kelebihan atau kekurangan makan dilihat dari naik-turunnya berat badan. Untuk mengetahui berat badan ideal dapat dihitung dengan formula Body Mass Index. BMI = berat badan (kg) dibagi tinggi badan (M). Indeksnya berkisar 22-25. Lebih dari 25 dinilai gemuk, dan kurang dari 20 dinilai kurus.

Seseorang akan menjadi gemuk jika kelebihan kalori. Kelebihan kalori belum tentu berarti sudah kecukupan zat gizi bila menu tidak tergolong menu seimbang. Gemuk tetapi kurang gizi sering terjadi kini. Sudah disebut kalau kalori terbanyak dalam menu mewah diperoleh dari lemak (gorengan, gajih, santan), sedangkan dari menu tradisional diperoleh dari kelebihan makan nasi (ubi, ketela, jagung, sagu).

6. Bergerak Badan Teratur

Tidak perlu berolahraga khusus, cukup bergerak badan. Jalan kaki masih tergolong yang terbaik. Bukan jalan kaki santai, melainkan tergopoh-gopoh (brisk walking), dengan laju 100 meter/menit atau 6 km/jam, selama 40-50 menit, 5-6 kali seminggu. Atau kalau mau dihitung nilai aerobiknya, diukur dari denyut nadi. Dinilai cukup bila tercapai nilai 60-80 persen dari (220-umur), dengan memperhatikan kondisi, dan ada tidaknya penyakit (jantung, diabetes).

Olahraga dan bergerak badan tidak menyembuhkan pembuluh darah yang sudah telanjur berkarat lemak (aterosklerosis), calon penyumbat pipa pembuluh koroner atau otak. Proses karat lemak itu sudah berlangsung sejak usia muda, berpuluh-puluh tahun apabila lemak darah (profil lipid) dibiarkan tinggi (kolesterol, trigliserida).

7. Tidak Merokok

Asap rokok tergolong karsinogenik kuat. Orang modern berisiko terkena kanker dari asap rokok dan menu mewah. Tidak ada cara mengurangi risiko terkena kanker dari rokok kecuali berhenti merokok. Tidak juga dengan memilih rokok jenis mild.

Buat jantung, asap rokok ikut merusak pembuluh darah jantung, penambah tinggi hipertensi, dan efek bagusnya hanya memberi rasa segar (stimulans otak). Merokok termasuk salah satu risiko terkena jantung koroner maupun stroke.

Perokok pasif sama berat, kalau bukan lebih berat dibanding perokok aktif. Perlu ditata ruang khusus merokok di setiap tempat-tempat umum. Kita juga tercemar ribuan zat dan gas di udara. Asap dan jelaga batu bara bila memasuk dengan campuran sulfur, asap mobil, gas CO, timah hitam (timbel), nikel, kadmium, berilium, selain ozon, dan hujan asam (akibat cemaran belerang).

Jadi, kalau saja ketaatan menjalani pola hidup sehat sudah tinggi sejak muda, dan sekarang pun belum terlambat memulainya, baik penyakit yang tak perlu terjadi maupun sekiranya membawa bakat terkena penyakit metabolik dan degeratif, tak perlu sampai menimpa diri kita. Bakat kencing manis dan darah tinggi mungkin tak perlu muncul. Begitu juga jika berbakat asam urat.

Dengan berpola hidup sehat sepanjang hayat, ada bonus umur lebih panjang dihadiahkan bagi hidup kita. Bukan saja tidak mati prematur dan bisa meraih umur yang lebih panjang, melainkan juga seperti cita-cita orang di negara maju kini, selain berumur panjang juga tetap sehat (healthy aging).

Sumber: http://ksupointer.com/2009/tujuh-gaya-hidup-menuju-sehat

Kategori:Kesehatan Tag

Kesehatan: Sebuah Tanggung Jawab Pribadi

tomat-204x300Batapa sering kita mendengar orang berkata “kalau sakit pergi saja ke dokter, untuk apa repot-repot membaca buku kesehatan.” Perkataan ini selain menunjukkan rasa hormat dan kesanggupan seseorang dokter untuk membantu menyembuhkan penyakit, juga menunjukkan sikap masa bodoh terhadap kesehatan pribadinya. Hal ini juga menandakan adanya orang yang mau mengalihkan tanggung jawab kesehatannya kepada seorang dokter.

Sesungguhnya kesehatan adalah tanggung jawab pribadi. Setiap orang perlu mengetahui cara menjaga kesehatannya sendiri. Seseorang dokter yang ahli memang dapat merawat penderita, tetapi masih lebih baik lagi jika orang itu tetap sehat daripada harus menjalani pengobatan atau operasi supaya kembali sehat.

Seperti layaknya sebuah mesin yang harus sering dibersihkan dan diberi pelumas, tubuh manusia juga harus dipelihara dengan hati-hati agar tetap berfungsi normal dan sehat. Bahkan tubuh manusia lebih rumit daripada komputer-komputer modern yang canggih sekalipun.

Sekitar 50% dari orang-orang yang terkena serangan jantung untuk pertama kalinya sering diakhiri dengan kematian. Sedangkan yang 50% lagi, luput dari kematian setelah mengalami derita akibat serangan jantung. Biasanya mereka yang luput dari kematian sering dapat dipulihkan kembali dengan menjalani pola hidup sehat dan cara makan yang teratur.

Pengetahuan gizi menekankan pada pentingnya memakan sayuran dan buah 1-1½ kg setiap hari untuk memperolah vitamin B-1 yang cukup. Selain sayuran dan buah, beras merah yang masih berkulit ari, gandum, dan telur adalah sumber vitamin B-1 yang cukup bagus. Namun, sebisa mungkin janganlah mengonsumsi telur, apalagi jika Anda mengidap gangguan jantung atau darah tinggi (hipertensi). Seharusnya manusia bisa lebih berhati-hati memasukkan makanan ke dalam tubuhnya ibarat memasukkan zat pembakar ke dalam tangki mobil.

Vitamin C-complex termasuk vitamin P dan K merupakan “perekat” yang mengikat sel-sel jaringan tubuh. Kekurangan tiga jenis vitamin ini menyebabkan goyahnya jaringan-jaringan tubuh serta lumpuhnya pembuluh-pembuluh darah. Proses beralihnya tulang rawan menjadi tulang keras pun berhenti, susunan saraf terganggu, dinding paru rusak, jaringan tubuh rusak, darah menggumpal (tidak lancar mengalir), tulang-tulang rapuh, proses pembentukan kalsium terhambat, dan bakteri bebas menyerang organ-organ tubuh.

Vitamin C-complex ini banyak terdapat di dalam jeruk, tomat, jeruk nipis, berbagai jenis buah dan sayuran hijau, kol mentah, dan seledri. Usahakan semuanya dimakan mentah tanpa dimasak. Jika harus dimasak, jangan terlalu matang, cukup layu saja kemudian dimakan.

Makanan untuk tubuh ibarat zat pembakar. Makanan itu adalah sumber energi. Dari makanan ini pula tubuh dibangun kembali setiap saat, baik siang maupun malam hari. Oleh karena itu makanan dibutuhkan setiap waktu untuk memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh.

Kesehatan Pribadi Adalah Harta Paling Berharga

Pengetahuan mengenai pentingnya gizi makanan merupakan salah satu faktor pendukung bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab pribadi. Karena dengan tidak mengetahui apa-apa yang dibutuhkan tubuh, berarti kita telah mempertaruhkan harta yang paling berharga, yaitu kesehatan pribadi.

Sebenarnya penyakit tidak datang begitu saja. Seseorang dapat sakit karena tidak mengikuti hukum kesehatan. Penyakit-penyakit berbahaya seperti jantung, ginjal, darah tinggi, bahkan kanker dapat terjadi akibat gaya hidup yang tidak teratur atau cara makan yang tidak tepat.

Gejala-gejala penyakit adalah akibat bukan penyebab. Oleh karena itu kita harus mengetahui seluk-beluk penyebab penyakit dan cara menghilangkan penyebabnya. Fungsi makanan dapat jelas dimengerti, sehingga bersikap masa bodoh dalam hal ini akan merugikan diri sendiri. Apa gunanya memiliki harta tanpa kesehatan. Kepuasan apakah yang diperolah seseorang dengan rumah dan mobil mewahnya jika Ia berpenyakit ginjal atau darah tinggi yang selalu mengganggu setiap hari.

Kesehatan adalah tanggung jawab pribadi bukan tanggung jawab perawat atau dokter. Seseorang sering sakit karena lalai atas tanggung jawab kesehatannya. Lalai mengikuti hukum kesehatan, bahkan kadang-kadang sengaja melanggar hukum alam. Kelalaian memelihara kesehatan ini sering harus dibayar dengan mahal seperti munculnya penyakit berbahaya, penderitaan, bahkan kematian. Perhatikanlah kalimat berikut ini yang memfokuskan pada pentingnya tanggung jawab pribadi atas kesehatan sendiri. “Tidak mengetahui kebutuhan tubuh dan jenis makanan yang dibutuhkan, sama dengan menjudikan harta termahalnya.” Oleh karena itu betapa pentingnya menjaga kesehatan pribadi kerena itulah harta termahal seseorang ketika hidup di dunia ini.

Sumber: http://ksupointer.com

Kategori:Kesehatan Tag

Jauhkan Zat Aditif dari Konsumsi Anak-Anak Hiperaktif

healthyfood-kclMenghilangkan konsumsi zat pengawet dan pewarna dari makanan anak-anak hiperaktif perlu dipertimbangkan sebagai penanganan standard, tulis sebuah editorial di sebuah jurnal kesehatan the British Medical Journal.

Meskipun bukti subtstansial menunjukkan suatu kaitan dari attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau gangguan hiperaktivitas dalam bentuk kurang perhatian, dengan pewarna makanan dan zat pengawet makanan, menghilangkan konsumsi zat-zat ini tetap dipertimbangkan sebagai sebuah alternatif, lebih dari sebuah penanganan standar atas ADHD, tulis Andrew Kemp dari the University of Sydney.

Sebaliknya, di balik kurangnya bukti untuk keefektifannya, penggunaan pengobatan alternatif telah tersebar – lebih dari 50 persen anak-anak yang mendatangi rumah sakit anak di  Inggris dan Australia telah menggunakannya pada tahun terakhir ini.

Dari tiga penanganan utama untuk ADHD bagi anak-anak – obat-obatan, terapi perilaku, dan modifikasi konsumsi makanan – hanya obat-obatan dan modifikasi konsumsi makanan yang ditunjang dengan data-data dari beberapa pengujian. Terapi perilaku, yang tidak memiliki dasar-dasar bukti ilmiah, tetap dipandang perlu untuk “penanganan lengkap”, ulas Kemp.

Jadi mengapa, pertanyaan Kemp, selain bukti yang berlawanan, apakah dihilangkannya zat adiktif makanan tetap merupakan sebuah alternatif dan bukannya penanganan standard untuk ADHD?

Data yang diterbitkan dalam tahun 2007 menunjukkan bahwa anak-anak normal (bukan hiperaktif) secara signifikan menjadi lebih hiperaktif setelah makan suatu campuran dari pewarna makanan dan bahan pengawet (sodium benzoate), dengan implikasi nyata bagi anak-anak penderita ADHD.

Memperjelas penemuan ini, the European Food Safety Authority (EFSA) mengamati bukti yang mengaitkan bahan pengawet dan zat pewarna dengan perilaku hiperaktif dari 22 penelitian antara tahun 1975 hingga 1994 dan tambahan dua analisis-meta.

Enambelas dari penelitian ini dilaporkan memberikan efek-efek positif pada sedikitnya beberapa anak. Namun, EFSA menunjukkan bahwa hiperaktivitas telah memiliki sebab-sebab sosial dan biologis yang luas, dan secara eksklusif berfokus pada zat-zat makanan adiktif dapat “mengurani tersedianya penanganan lengkap” bagi anak-anak dengan gangguan perilaku tersebu. Tetapi Kemp berargumen, untuk memotong penambahan bukti dari faktor konsumsi makanan juga dapat mengerjakan hal ini.

Terjadi peningkatan jumlah anak yang minum obat hiperaktivitas — 2.4% dari anak-anak di negara bagian Australia. Menjauhkan zat pewarna dan pengawet sebagai intervensi alternatif yang tidak membahayakan, menjadikan suatu periode uji coba untuk menghapuskan bahan ini perlu dipikirkan sebagai sebuah penanganan standard, demikian disimpulkan Kemp.

Penelitian ini menunjukkan bahwa obat alternatif telah dikenal bertahun-tahun. Bahan pengawet dan zat aditif dalam makanan memiliki efek-efek merusak pada manusia baik termanifestasi dalam bentuk ADHD, kanker, gangguan neurologist, gangguan lambung dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Diadaptasi dari artikel “Remove Food Additives From Hyperactive Children’s Diets, Experts Suggest” oleh Leslee Dru Browning

Ilustrator: Dinita

download tulisan di sini

Kategori:Kesehatan Tag

Makanan Sehat Yang Sudah Tidak Sehat Lagi

wpizza2-400Makanan sehat adalah sumber bagi tubuh yang sehat. Karena kita harus memperhatikan makanan sehat yang akan kita konsumsi. Mungkin semua orang beranggapan bahwa makanan instan itu adalah junk food alias makanan sampah. Itulah yang terpatri di benak kebanyakan orang. Akibat kampanye kesehatan yang dicerna agak miring, otomatis publik menganggap semua makanan instan adalah sampah. Terlebih lagi jika makanan itu berasal dari budaya barat. Iklan memang kadang memberi efek berlebihan pada kehidupan kita. Padahal ada sejumlah makanan yang selintas kita anggap “sampah” justru memiliki kandungan gizi yang masih layak dikonsumsi andai diolah secara baik.

Pizza

Bukan hanya kita di Indonesia, bahkan orang Amerika pun menganggap pizza masuk kategori junk food. Bisa jadi akibat bingung dengan iklan di televisi. Padahal di negara asalnya, Italia, ada hukum yang mengatur bagaimana komposisi pizza idealnya dibuat. Ditentukan mulai dari jenis tepungnya, tomat, mozarela, sampai ke minyak zaitunnya. Makanan ini jika diolah sesuai ketentuan merupakan makanan praktis lagi kaya gizi. Sayangnya, mulai banyak pizza yang diolah terlalu komersil sehingga mengandung terlalu banyak lemak, kalori, sodium, namun rendah gizi yang menyebabkan kehilangan predikatnya sebagai makanan sehat.

Sayuran Organik Komersil

Awalnya ini adalah ide yang baik. Sejumlah petani memulai gerakan tanaman organik, menghindari pestisida dan pupuk kimia. Mereka menanam dengan cara alamiah. Namun setelah 30 tahun berlalu, produk tanaman organik menjadi kasus. Sejumlah waralaba besar menginginkan profit berlebih. Akibatnya diproduksi makanan sampah organik seperti susu organik, sayuran organik, yang semuanya berlabel. Apakah itu sungguh sehat dikonsumsi, kadang diragukan. Istilah “organik” kerap hanya sebagai label belaka dan ini berbahaya bagi kesehatan kita.

Sereal

Di Indonesia kini sarapan pagi yang biasa bermenu nasi uduk atau lontong sayur mulai digeser dengan sereal. Aslinya, sereal yang ideal terbuat atas gandum, oat atau beras. Intinya adalah bahan pangan untuk manusia. Kandungannya adalah protein, lemak sehat dan vitamin. Sayang, mulai marak produsen makanan yang menambah bahan gula, sirup jagung, garam, makanan yang dikeringkan, dan sejenisnya. Bahan-bahan inilah yang membuat sereal bukan lagi makanan sehat tetapi menjadi sampah di tubuh kita.

Roti Tawar

Roti tawar yang berbahaya bagi kesehatan adalah yang mengandung bahan tak sehat. Dan ini justru yang banyak beredar di negara maju seperti AS. Yakni mengandung tepung dengan gula, sirup jagung, bahkan sejumlah bahan tambahan tak berguna. Kandungannya membuat orang berisiko menderita obesitas dan diabetes, sebab sekali dimakan akan langsung dikonversi menjadi gula darah bernama glukosa. Glukosa ini membuat pankreas bekerja keras dan merusak organ sekitar. Roti tawar yang sehat adalah yang terbuat dari tepung dan air dengan sedikit garam dan yeast.

Popcorn

Jangan terlalu ketagihan makan popcorn yang berasa asin dan menggoda. Pada dasarnya bahan jagung itu sehat, mengandung zat besi tinggi, kalori rendah dan sedikit gula, garam, dan lemak. Sayang kini justru kandungan gula, lemak dan garamnya sangat luar biasa. Jauh lebih sehat menyiapkan popcorn sendiri di rumah dengan campuran garam dan gula yang terkendali.

Kentang Russet

Ini adalah jenis kentang yang dipakai untuk membuat french fries alias kentang goreng yang kita kenal sebagai camilan lezat. Kentang Russet ukurannya lebih besar dari kentang biasa, juga lebih murah. Setelah dianalisa, kentang ini jika dikonsumsi cepat terkonversi menjadi gula darah dan memicu diabetes dan obesitas. Karena rasanya yang hambar, banyak produsen menambahkan gula dan garam ke bahan ini.

Teh Hijau

Dipercaya berkhasiat mencegah kanker, teh hijau banyak dikonsumsi di Asia termasuk Indonesia. Teh ini mengandung antioksidan dan komponen lain yang katanya mengurangi risiko kanker, serangan jantung, bahkan membuat awet muda. Kini teh hijau banyak dijual dalam kemasan botol, ditambah beragam rasa agar menarik. Zat seperti gula, bahan penambah rasa, dan pengawet justru membuat teh hijau bukan lagi minuman sehat.

Sup Kalengan

Pada dasarnya sup adalah makanan sehat. Itu jika disajikan dalam keadaan segar dengan kandungan sayuran dan komposisi bumbu seimbang. Namun orang kadang lebih suka yang praktis, sehingga membeli sup kalengan. Awalnya sup kalengan juga masih ideal, sayangnya lama-lama produsen hanya memikirkan profit semata. Satu kaleng sup bisa mengandung 100 miligram sodium dan garam berlebihan, serta lemak dan zat kimia lain. Tentu saja bahan-bahan itu jauh dari definisi sehat.

Yogurt

Betul bahwa yogurt makanan sehat yang terbuat dari proses fermentasi bakteri. Proteinnya tinggi, kalsium dan vitaminnya memberi efek bagus pada tubuh. Kelamaan di pasar swalayan banyak dijual yogurt kemasan bermerek. Biasanya mengandung banyak gula dan buah yang diproses, lalu menyamar sebagai makanan sehat.

Nuget Ikan

Ikan memang sehat. Maka banyak ditawarkan godaan produk ikan dalam bentuk instan dan konon lezat. Nuget ikan atau ikan yang sudah diolah lalu siap saji cukup dengan menggorengnya kini menggoda kita untuk membeli. Memang praktis, tak perlu membersihkan ikan mentah yang bau amis dan kotor. Jangan salah, ikan jenis ini justru lebih banyak kandungan garam dan lemak. Kalau sudah begitu, pastinya nilai positif ikan sudah nyaris tak tersisa lagi.

Sumber: http://ksupointer.com/2009/makanan-sehat-yang-sudah-tidak-sehat-lagi

Kategori:Kesehatan Tag

Manfaat Air Putih

airSekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.

Kurang Air, Bahaya Bagi Darah

Jika mengonsumsi kurang dari 8 gelas, efeknya secara keseluruhan memang tidak terasa. Tapi sebagai konsekuensi, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Diantaranya dari darah. Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.

Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus, sehingga jika harus menyaring darah yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis.

Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!

10 Manfaat Air Putih

1. Memperlancar sistem pencernaan

Mengonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Perawatan kecantikan

Bila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.

Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8-10 gelas sehari.

4. Untuk kesuburan

Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.

Menurut hasil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…

5. Menyehatkan jantung

Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dll.

Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.

6. Sebagai obat stroke

Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah, dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran.

Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat, dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Efek relaksasi

Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap, dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.

Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika punya shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Oh ya, shower di rumah juga menghasilkan ion negatif.

8. Menguruskan badan

Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.

9. Tubuh lebih bugar

Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 – 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dll), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup, dll. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 – 400 g/hari, kandungan airnya sekitar 60 – 90% bobot tinja atau sekitar 50 – 60 ml air sehari.

Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitamya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr. James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22%. Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.

Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!

Jika kuliah di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.

Wah, ternyata banyak ya, manfaatnya.

Berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? Saya minum 4/5/6/7/8/9/10. Jawabannya silahkan tentukan.

Sumber: http://ksupointer.com/2009/manfaat-air-putih

Kategori:Kesehatan Tag

Hati-hati Ponsel Bisa Jadi Medium Bakteri Mematikan

handphone-kcl(1)Ponsel sudah cukup lama dikhawatirkan jadi sarang bakteri. Kini, ketakutan itu terbukti dari sebuah hasil penelitian yang menyebutkan bahwa beberapa bakteri mematikan memang bisa tersebar lewat medium ponsel tersebut.

Dalam penelitian yang berlangsung di Skotlandia ini, koloni bakteri dikenali berkembang di ponsel para dokter di rumah sakit. Mayoritas bakteri yang ada memang tidaklah berbahaya. Namun ada pula yang bisa berefek fatal, di antaranya Clostridium difficile (C diff) dan MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus).

Dikutip detikinet dari Scotsman, Senin (5/1/2009), pada tahun 2007 lalu saja terdapat 6430 kasus infeksi Clostridium difficile di rumah sakit Skotlandia. Adapun kasus kematian yang berhubungan dengan MRSA mencapai ratusan dalam periode yang sama.

Bakteri mematikan itu tanpa disadari bisa terbawa via ponsel pasien atau para staff rumah sakit. Hasil penelitian tersebut diumumkan oleh peneliti kesehatan dari Western General Hospital di Skotlandia, Richard Brady.

Brady memaparkan, studi ini dilakukan terkait kian melonjaknya pemakaian ponsel oleh para staff rumah sakit. Namun masalahnya, belum ada panduan memadai tentang cara membersihkannya sehingga bebas dari bakteri.

Ponsel pun dinilai bisa jadi sarana transmisi infeksi berbahaya karena sering bersentuhan dengan tangan dan mulut pengguna. Terlebih bakteri yang ada dapat terus bertahan hidup jika ponsel tidak dibersihkan dengan seksama.

Penelitian dilakukan dalam bagian Scottish Infection Research Network dan dikerjakan bersama beberapa ilmuwan perguruan tinggi, misalnya dari Manchester Metropolitan University

Dikutip dari (Sumber : dtc, Foto : vibizlife)

download tulisan di sini

Kategori:Kesehatan Tag