Arsip

Arsip penulis

PHBS II

TUJUAN

Menjelaskan dan memahami proses terjadinya penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat.

Menjelaskan dan memahamiperilaku yang mendukung terjadinya suatu penyakit.

Menjelaskan dan memahami jenis-jenis penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat.

Mengerti dan memahami perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Selengkapnya klik disini………………

Kategori:Kesehatan Tag

PHBS I

PENGGERAKAN

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) & KESEHATAN IBU dan ANAK

DI RUMAH TANGGA

Selengkapnya klik disini……………




Kategori:Kesehatan Tag

Hormon Tubuh yang Bikin Orang Mendadak Kuat Seperti Samson

Ketika seseorang merasa takut atau dihadapkan pada situasi yang berbahaya, maka tubuh manusia akan mengalami perubahan yang luar biasa. Tiba-tiba tubuh menjadi kuat seperti tokoh legenda Samson yang perkasa.

Selengkapnya klik disini…………

Kategori:Kesehatan Tag

Mitos Seputar Lemah Syahwat (2)

Jakarta, Lemah syahwat atau yang juga dikenal dengan impoten, merupakan salah satu bagian dari disfungsi ereksi yang tabu untuk dibicarakan. Tapi banyak keyakinan yang dipercaya masyarakat seputar disfungsi ereksi ternyata hanyalah mitos.

Selengkapnya klik di sini……………..

Kategori:Kesehatan Tag

Mitos Seputar Lemah Syahwat (1)

Jakarta, Pria seringkali menerima informasi yang salah tentang persoalan lemah syahwat atau disfungsi ereksi (impotensi) dan secara sembunyi mencari penyebab serta upaya penyembuhannya.

Selengkapnya klik di sini……………..

Kategori:Kesehatan Tag

Ciri Tubuh Terkena Banyak Racun

Setiap orang bisa saja terkena racun baik yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh, tapi terkadang hal ini tidak disadari oleh masyarakat. Ketahui gejala apa saja yang bisa timbul jika terdapat racun di dalam tubuh.

Selengkapnya klik disini………………

Kategori:Kesehatan Tag

Adakah Manfaat Bugil untuk Kesehatan?

Bugil alias tidak mengenakan pakaian sering diartikan sebagai hal yang tabu bagi kebanyakan orang. Tapi ternyata bugil di saat-saat tertentu juga baik untuk Kesehatan Apa saja manfaat bugil bagi kesehatan?

Selengkapnya klik disini…………..

Kategori:Tak Berkategori Tag

5 Faktor Penyebab Encok

Jakarta, Nyeri, sendi kaku, rasa panas, kemerahan dan bengkak pada pangkal ibu jari kaki, tumit, lutut, pergelangan kaki, tangan dan siku adalah ciri-ciri terkena encok. Kenali 5 penyebabnya agar terhindar dari encok.

Encok merupakan penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri.

Penumpukan kristal ini menyebabkan peradangan artritis yang memicu pembengkakan, kemerahan, rasa panas, nyeri serta kekakuan di sendi.

Asam urat yang menumpuk tersebut merupakan zat yang dihasilkan dari pemecahan purin, zat ini merupakan bagian dari semua jaringan manusia dan ditemukan pada berbagai jenis makanan.

Seharusnya asam urat ini terlarut dalam darah dan melewati ginjal hingga akhirnya dikeluarkan melalui urin. Tapi jika produksi asam urat di tubuh meningkat dan ginjal tidak cukup kuat menghilangkan asam urat, maka kondisi ini memicu terjadinya hyperuricemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah).

Seperti dikutip dari Medic8.com, Kamis (27/5/2010) ada faktor penyebab encok yaitu:

  1. Kelebihan berat badan. Hal ini karena terdapat lebih banyak jaringan yang bisa pecah atau berganti sehingga memicu meningkatnya produksi asam urat.
  2. Terlalu banyak minum alkohol, sehingga mengganggu perjalanan asam urat untuk keluar dari tubuh.
  3. Adanya gangguan pada salah satu enzim yang membantu pemecahan senyawa purin yang membuat seseorang kena encok jika makanan makanan yang mengandung purin.
  4. Mengonsumsi obat tertentu seperti salisilat, cyclosporine, levodopa atau obat diuretik.
  5. Genetik kemungkinan memainkan peran, meskipun tidak terlalu besar. Karena diperkirakan sekitar 18 persen orang yang encok memiliki riwayat penyakit ini.

Jika tubuh rentan terkena encok maka yang harus dilakukan:

  1. Minum banyak cairan terutama air putih, karena cairan bisa membantu menghilangkan asam urat berlebih dari dalam tubuh.
  2. Menghindari makanan yang mengandung banyak purin seperti bir, minuman alkohol, teri, ikan sardin, telur ikan, ragi, hati, ginjal, kacang-kacangan (kacang polong, melinjo), ekstrak daging, kaldu, jamur, asparagus, bayam dan kembang kol.
  3. Menjaa berat badan dengan berolahraga secara teratur.
  4. Jangan melakukan diet secara ekstrim, karena hal ini juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
  5. Memberitahu dokter semua obat dan vitamin yang dikonsumsi untuk mencegah peningkatan risiko hyperuricemia dari obat-obatan yang diminum.

Encok sering disebut asam urat, tapi penyakit ini berbeda dengan rematik. Karena encok terkait dengan gangguan metabolisme pengeluaran kadar asam urat dalam darah yang tersumbat menjadi kristal. Sedangkan rematik adalah penyakit sendi karena adanya gangguan autoimun yang berlangsung lama.

Vera Farah Bararah – detikHealth

Kategori:Kesehatan Tag

Si Hidung Besar Lebih Terlindung dari Penyakit

Iowa City, Beberapa orang memiliki hidung yang lebih besar dibandingkan dengan orang lain. Tapi hidung besar bisa membawa keberuntungan bagi orang tersebut, karena melindunginya lebih besar dari penyakit.

Mitos yang berkembang di masyarakat mengenai hidung besar adalah suatu tanda bahwa orang tersebut memiliki kecerdasan tinggi atau keturunan bangsawan. Namun keuntungan yang lebih besar justru bisa didapatkan orang tersebut, yaitu dapat melindunginya dari berbagai penyakit.

Para peneliti telah menemukan bahwa meskipun hidung besar seringkali menjadi bahan ejekan, namun hal yang paling penting adalah membantu pemiliknya mencegah terkena infeksi dan virus flu.

Semakin besar hidung, maka secara fisik semakin besar penghalang alami yang dapat menghentikan debu, bakteri atau partikel di udara untuk memasuki tubuh seseorang.

Berdasarkan penelitian, didapatkan bahwa hidung yang besar menghirup hampir 7 persen lebih sedikit polusi. Selain itu hidung ini juga bertindak sebagai penghalang untuk menangkis kuman yang berasal dari mulut dan mengurangi efek demam.

Hal ini tentu saja bisa menjadi berita baik untuk aktris Sex And The City Sarah Jessica Parker, penyanyi Barbra Streisand dan Barry Manilow serta aktor Gerard Depardieu yang dikenal dengan hidung besarnya.

Untuk mendapatkan kesimpulan seperti ini, para peneliti membuat dua hidung buatan yang mana salah satu hidung memiliki ukuran 2,3 kali lebih besar dari hidung yang lain.

Setiap hidung diletakkan di kepala buatan dan pada gilirannya akan divariasikan dengan dua set bibir yang juga dalam berbagai ukuran. Bibir ini menutupi ujung tabung dan menarik udara yang mengandung berbagai partikel.

Hasil penelitian menunjukkan sebesar 6,5 persen partikel lebih sedikit terhirup oleh hidung yang besar, dan ternyata bibir yang besar juga mengurangi masuknya partikel sebesar 3,2 persen.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari University of Iowa, Amerika Serikat dan diterbitkan dalam jurnal Annals Of Occupational Hygiene.

“Batang hidung yang keras akan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk mulut. Selain itu hidung besar juga akan menurunkan risiko orang tersebut terinfeksi,” ujar Dr Renee Anthony, pemimpin penelitian, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (17/5/2010). (ver/ir)

Vera Farah Bararah – detikHealth

Kategori:Kesehatan Tag

Apa Akibat Dari Kekurangan Zat Besi, Bahayakah?

(Vibizlife – Health) – Anemia sering terjadi pada anak usia 1 sampai 3 tahun dikarenakan pada usia tersebut anak sedang masa aktif-aktif nya dan sering mulai memilih makanan. Biasanya seorang ibu memberikan makanan apa yang disuka oleh anak tersebut. Tidak lagi memperhatikan apakah makanan mengandung gizi, atau zat besi. Sebenarnya kekurangan zat besi dapat mengakibatkan anak menjadi kurang bergairah dan membuat sulit berinteraksi dengan dunia luar dan respon anak terhadapat dunia luar menjadi kurang, Padahal seusia mereka anak-anak sangat cepat dan tanggap terhadap lingkungan sekitar.

Pada dasarnya kekurangan zat besi bukan saja pada anak-anak saja tetapi juga sering pada masa kehamilan dimana seorang ibu juga membutuhkan zat besi untuk pembentukan darah, karena sebagian besar tubuh manusia membutuhkan darah dimana darah berguna sebagai transportasi oksigen keotak. Pada ibu hamil diperlukan oksigen bukan saja untuk ibu tetapi untuk calon bayi yang ada dalam kandungan karena kekurangan oksigen bayi mengalami hipoksia dimana artinya bayi kehilangan oksigen dan bayi akn mengalami distress janin ditambah darh sebagai taranportasi makanan dan pembetukan plasenta yang dapat membuat calon bayi bertumbuh dan berkembang serta menjadi lebih nyaman . Dan hal tersebut membuat bayi tidak terjadi kelahiran premature atau lahir sebelum waktunya.

Sedangkan pada ibu hamil diperlukan zat besi bukan hanya pada saat persalinan, antisipasi adanya perdarahan, tetapi bukan hanya itu saja pada saat persalinan ibu membutuhkan tenaga dan zat besi diperlukan untuk pembentukan darah yang dapat membuat ibu memiliki kekuatan dan tenaga pada saat persalinan.

Bahkan kekurangan zat besi dapat meyebabkan anemia yang bila terus menerus terjadi dapat menyebabkan pembengkakan pada otot jantung, dikarenakan pada saat jantung berkontraksi asupan darah diperlukan untuk membuat jantung bergerak dan memompa, dimana dari jantung keseluruh tubuh.  Jadi zat besi diperlukan bukan hanya ibu hamil, tetapi pada anak-anak, juga penting bagi semua usia. makanan yang mengandung zat besi seperti, kacang-kacangan, susu, daging, bayam, beras merah, sayur-sayuran berwarna hijau, buah pepaya, pisang dan masih banyak lainnya.

Ciri-ciri kekurangan zat besi pusing, suhu tubuh dingin, berkeringat, gampang capai, ngantuk, lemas, tidak bergairah, pusing, dan sempoyongan serta gampai sekali capai.

Untuk antisipasinya periksalah kadar Hb atau Hemaglobin anda per 6 bulan sekali, dan seringlah mengkomsumsi makanan yang mengandung zat besi, karena asupan zat besi dapat memproduksi pembentukan darah dimana darah diperlukan untukan penghantar oksigen pada otak, jantung, dan sampai keseluruh tubuh, penting bukan jangan a baikan zat besi dalam hidup anda.

(Dr.Lamrenta Simanjuntak/FJ/VBL)

Kategori:Keluarga Tag