Payday loans
payday loans
Beranda > Kesehatan, Lingkungan > Berkebun Hidroponik Mudah dan Menyenangkan

Berkebun Hidroponik Mudah dan Menyenangkan

tanamanIngin berkebun, tapi lahannya terbatas? Silakan mencoba sistem hidroponik. Selain tidak perlu berkotor-kotor dengan tanah, produksi tanaman pun bisa lebih tinggi.
Sistem bercocok tanam ala hidroponik kini makin banyak dipilih karena merupakan budi daya tanaman tanpa media tanah. Sistem bercocok tanam yang lebih banyak menggunakan air sebagai sumber nutrisi utama ini biasanya dilakukan di dalam green house. Pasalnya, faktor-faktor ekosistem bisa lebih mudah dikendalikan sehingga risiko terhadap pengaruh cuaca pun bisa diperkecil. Ide awal kebun hidroponik muncul dalam menyiasati keterbatasan lahan, waktu, dan cara pemeliharaan. Selain air, medium lain yang bisa digunakan dalam sistem bertanam hidroponik ini ialah air, kerikil, pasir, spon, atau gel. Sedangkan tanaman yang bisa tumbuh dengan sistem hidroponik pun juga bermacam-macam.
“Yang biasa ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik umumnya adalah tanaman apotek hidup, sayuran, dan tanaman hias,” ujar arsitek Nirwono Yoga, arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI).
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan sistem berkebun hidroponik. Diantaranya, produksi tanaman lebih tinggi, lebih terjamin dari hama dan penyakit, tanaman tumbuh lebih cepat dan pemakaian pupuk lebih hemat, bila ada tanaman yang mati, bisa dengan mudah diganti dengan tanaman baru, dan tanaman memberikan hasil yang kontinu. Kualitas daun, bunga, atau buah pun lebih sempurna dan tidak kotor. Disamping itu, pengerjaannya juga lebih mudah, tidak memerlukan banyak biaya dan waktu. Karena manfaat dan perawatannya yang mudah, sistem ini telah diterapkan di gedung-gedung bertingkat, tempat-tempat perbelanjaan modern, dan di apartemen. Selain itu, penempatan tanaman di gedung yang tidak ada sirkulasi udaranya juga bertujuan mencegah sick building syndrome.
“Karena udara di gedung bertingkat yang menggunakan AC tidak pernah berganti bertahun-tahun, maka banyak mengandung bakteri dan polutan. Dengan sistem bertanam hidroponik, tentunya lingkungan kantor menjadi sehat,” tandas Nirwono.
Untuk melakukan sistem berkebun hidroponik, ada baiknya memperhatikan media yang ingin dipakai, tanaman yang ingin ditanam, pot yang digunakan, serta penempatan tanaman.
Jika ingin mengikuti konsep seperti di Jepang, medium pasir dan kerikil cocok digunakan untuk tanaman bonsai seperti kaktus dan kamboja. Sedangkan medium spon dan air lebih cocok untuk tanaman apotek hidup dan bunga hias. Untuk tanaman apotek hidup diantaranya, lengkuas, kunyit, dan serai, sedangkan tanaman sayuran yaitu tanaman basah, seperti pandan sayur, kangkung, sawi, timun, dan terong.
Sementara itu, tanaman hiasnya adalah tanaman yang berbunga indah dan berdaun indah. “Yang berbunga indah harus kena sinar matahari, sedangkan yang daunnya indah harus diletakkan di tempat yang lebih teduh,” ujarnya.
Namun, dia melanjutkan, saat ini yang paling dipilih adalah tanaman sayuran. Sebab, selain memiliki daun yang indah juga memberi manfaat karena lebih produktif. “Secara visual cantik dan berguna, yang bisa diletakkan di depan rumah, teras, maupun dapur,” ujar Nirwono.
Mengenai penataan kebun hidroponik, harus disesuaikan dengan ruangan agar terlihat indah. Nirwono menjelaskan, untuk di dapur atau ruang keluarga, bisa menerapkan konsep kebun sayuran. Sementara jika di teras dan ruang tamu, konsep yang lebih cocok adalah apotek hidup atau tanaman hias.
Untuk pemilihan potnya pun harus disesuaikan dengan ruangan. “Jika ruangannya kecil, sebaiknya pot yang digunakan pun yang berukuran kecil. Pasalnya, jika pot besar digunakan di ruang sempit akan menimbulkan kesan sempit,” sarannya.
Selain disesuaikan dengan ruangan, bahan pot juga sebaiknya disesuaikan dengan model rumah dan selera. Jadi, tutur dia, jika model rumahnya etnik tradisional atau tropis tradisional, gunakan pot yang terbuat dari tanah liat atau tembikar. Sementara, untuk rumah modern, pot yang dipilih adalah yang terbuat dari plastik, fiber, logam, ataupun seng.
“Kemudian, tampilannya perlu dimodifikasi, bisa dengan lukisan atau cat agar terlihat lebih indah,” sarannya.
Jenis tanaman yang biasa diletakkan di tempat-tempat seperti itu adalah lidah mertua dengan nama latin Sansevieria trifasciata atau Sansevieria zebri, yang berfungsi menjilati polutan sehingga udara di sekitar cukup bersih untuk dihirup.
Bagi Anda yang hidup di kota, bercocok tanam dengan hidroponik menjadi alternatif menyalurkan hobi berkebun di tengah terbatasnya lahan hijau. Jadi, ada yang ingin mencoba?

Dikutip dari http://ksupointer.com

Kategori:Kesehatan, Lingkungan Tag
  1. Robby Ade Surya
    03/10/2012 pada 19:52 | #1

    emmmm…
    oke lah klo begitu.

  2. Rosendo Calcano
    12/03/2012 pada 2:19 | #2

    Deciding on which digital camcorder is ideal for your recording purposes is really a challenging choice and method. You can find numerous components which you should take into account just before selecting a digital camcorder which includes the picture resolution, new technologies, screen sizes, recording techniques, and other choices.

  3. sasmita
    09/03/2012 pada 10:09 | #3

    saya ingin bertanam sayuran secara hidroponik, bagaimana sih caranya ?

  4. hary
    26/02/2012 pada 9:10 | #4

    Mohon bisa informasinya dimana saya bisa memperoleh cara tanam dengan Hydroponic secara lengkap.tks

  5. dwiari nari ratihratih
    18/02/2012 pada 6:41 | #5

    saya ingin sekali berkebun di rumah , tapi saya tinggal di apartemen yang tidak ada lahan sama sekali , setelah saya baca artikel ini saya tertarik ingin berkebun dengan cara hidroponik , boleh engak cara 2 nya di e-mailkan ke saya , terima kasih sebelumnya .

  6. Samsul arifin
    11/02/2012 pada 15:43 | #6

    Sstt………….

  7. Samsul arifin
    11/02/2012 pada 15:43 | #7

    Sstttt…………..

  8. M. SADRI
    24/09/2011 pada 9:32 | #8

    Bu bagaimana memulai atau belajar tanaman hidroponik, tolong contack personnya ?
    saya berlokasi di sekitar Jatiasih Bekasi, terima kasih.

  9. 17/05/2011 pada 15:37 | #9

    maaf
    tolong lampirkan cara-cara berhiropanik.

  10. medsu
    07/03/2011 pada 15:05 | #10

    pap /Bu gimana dan dimana ya kalau saya ingin memperdalam budidaya tanaman hidroponik.sedangkan saya tinggal di bojonggede kabupaten bogor.trims atas informasinya.

  11. Supriyadie Yusuf
    12/11/2010 pada 18:50 | #11

    Gmn caranya penyemaian tanaman tomat/lombok yg benar sekira bibit tumbuh mencapai 98%..trimakasih..

  12. lita
    07/02/2010 pada 11:47 | #12

    tanaman apa saja yang bisa di hidroponik + cara budidaya?

  13. Abdon Djuliawan
    20/10/2009 pada 21:46 | #13

    Dear Penulis,

    Saya usia 54 sudah pensiun. Bisa atau tidak belajar gratis ttg Hydroponic?

    Terima kasih atas perhatiannya.